http://www.atm303.com/

9 Hal Yang Harus Kamu Ketahui Perbedaan Antara Fast Food dan Junk Food

Istilah fast food atau junk food barangkali sudah tidak jarang kita dengar dan masuk dalam kosa kata pembicaraan sehari-hari. Nggak jaranganda ditegur rekan atau family cuma karena keseringan santap di McD atau KFC. Alasannya sebab makanan di restoran tersebut termasuk junk food atau kalau ditafsirkan ke bahasa Indonesia berarti ‘makanan sampah’. Namanya pun ‘sampah’, sudah tentu nggak bermanfaat atau bermanfaat, alias rendah gizinya.

 

Tapi ada pun lho yang menyinggung restoran macam McD dan KFC tersebut sebagai restoran cepat saji (fast food). Sebagian besar orang jugaberpikir kalau istilah fast food dan junk food tersebut sama, yang intinya sama-sama ‘jahat’ lah. Padahal bila ditelusuri, dua istilah itulain banget guys baik secara pengertian maupun jenis-jenis makanan yangtergolong di dalamnya. Dan yang butuh jadi catatan, nggak seluruh fast food tersebut termasuk junk food lho. Nah, biar nggak salah-salah lagi, mending simak deh rangkuman atm303 kali ini.

 

  1. Dilihat dari definisinya aja telah jauh berbeda. Fast food dengan kata lain makanan yang dihidangkan dengan cepat. Sedangkan junk fooddigunakan buat menyinggung sajian yang rendah gizi. Inilah yang jadi dalil kenapa nggak seluruh fast food tersebut sebenarnya junk food. Karena sekalipun makanan tersebut bergizi, kalaudapat disajikan dengan cepat ya tergolong fast food, bukan junk food.

 

  1. Meski diproses dengan cepat, seringkali fast food tetap memakai bahan-bahan segar dan bernutrisi. Beda sama junk food, yang biasanya hanya konsentrasi pada bahan-bahan berkalori tinggi, atau yang telah diproses sebelumnya

 

  1. Karena bahan pembuatnya itu, kandungan gizi dalam fast food seringkali lebih terjamin dan seimbang. Sedangkan junk food ya lebih merujuk ke makanan yang rendah gizi. Ingat ya, junk food tersebut sudah tentu bukan makanan sehat, sebab kandungan nutrisi di dalamnya yang nggak seimbang. Junk food seringkali tinggi lemak, kolesterol, garam, sampai bahan pengawet. Beda sama fast food, yang walau proses penyajiannya cepat, tapi bila dalam satu porsitelah berisi karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral ya tetaptermasuk makanan sehat.

 

  1. Nih, misalnya aja burger, beberapa besar orang barangkali sepakatbila burger tersebut termasuk junk food. Padahal bila di dalamnyaterdapat karbo dari roti, protein dari daging, dan vitamin serta mineral dari sayuran, ya aman-aman aja. Contoh fast food lain contohnya nasi pecel, salad, buah potong, kebab ayam + sayuran, atau sushi. Sedangkan yang tergolong junk food laksana permen, cokelat, es krim, kentang goreng, minuman soda, keripik, donat, dan lain-lain. Burger juga dapat digolongkan jadi junk food bila di dalamnya hanya ada daging, mayonais, dan keju. Sudah gitu makannyagunakan kentang goreng dan soft drink pula! Triple junk food namanya~

 

  1. Perbedaan lainnya dari pengawet. Meski barangkali sama-sama berpengawet namun kandungan pengawet dalam fast food akan menciut setelah dimasak. Kalau pengawet pada junk food durasinya lebih lama sebab diaplikasikan sesudah makanan diolah

 

  1. Karena kandungan gizi dan pengawetnya tadi, nggak seluruh fast foodtersebut sebetulnya buruk guys. Kalau junk food jelas dapat membawaakibat bahaya bila dikonsumsi berlebihan, laksana kolesterol atau diabetes

 

  1. Di samping itu, dapat juga disaksikan dari teknik mengolahnya. Biasanya fast food sudah melewati proses masak etape kesatu agar penyajiannya lebih gampang dan cepat. Contohnya kayak nasi pecel tadi, yang sayurannya telah direbus terlebih dahulu, atau nasinya telah ditanak dulu. Jadi masa-masa ada yang belibermukim campur dan beri bumbu kacang.

 

  1. Bagi penyajiannya, fast food seringkali disajikan laksana makanan pada umumnya, matang dan terbuka. Kalau junk food dapat juga dibalut kemasan yang mesti diblokir rapat biar kualitasnya terjaga, misalnya snack atau makanan ringan

 

  1. Fast food dapat ditemukan dengan gampang di restoran cepat sajilaksana McD, KFC, dan sejenisnya. Junk food, selain dapat dibeli di sana, juga dapat ditemukan di supermarket, minimarket, maupun toko kelontong. Nah, gimana? Sudah jelas kan apa saja perbedaan fast food dan junk food? Intinya sih bila fast food tersebut belum pasti buruk, guys, tapibila junk food, cocok namanya, sudah tentu buruk bila dikonsumsi berlebihan. Hayo, mulai sekarang tidak boleh salah lagi menyebutnya ya!

There are no comments yet

Why not be the first

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *